
Kita patut bersyukur kepada Tuhan adanya penemuan-penemuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, sebab pelbagai penemuan itu menjadikan hidup ini lebih mudah. Kemajuan di bidang telekomunikasi membuat percakapan kita dengan anggota keluarga atau kenalan di pelbagai tempat lebih mudah. Kemajuan di bidang informasi membuat kita memperoleh data atau dokumen penting bagi kepentingan penelitian atau sekedar sebagai tambahan asupan pengetahuan kita, yaitu melalui teknologi internet. Para penemu itu telah begitu berjasa bagi seluruh umat manusia. Bagaimana prosesnya sehingga mereka mampu menjadi penemu? Salah satunya adalah proses memfokuskan diri pada suatu hal yang sedang diteliti.
Sebenarnya – menurut pengakuan para penemu itu – mereka menghadapi banyak godaan yang bisa membuat mereka beralih ke bidang lain, atau menghentikan penelitian itu sama sekali. Ketiadaan dana, kesendirian, ketiadaan dukungan moral, dan sebagainya, bisa membuat mereka patah semangat. Tetapi karena kemudian mereka bisa memfokuskan diri kepada apa yang sedang mereka teliti, maka akhirnya segala jerih lelah mereka menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Fokus, itu kuncinya.
Fokus akan mampu menyatukan pelbagai aspek kehidupan kita. Waktu, daya, dana, dan doa difokuskan pada satu hal, hingga tujuan itu tercapai. Tak ada yang terbuang sia-sia. Semuanya memberikan kontribusi yang luar biasa. Memang saat kita fokus, kita bisa disalahmengerti oleh orang lain. Kita bisa dianggap eksklusif atau penyendiri dan dianggap sebagai orang aneh. Harga yang semacam itu harus bisa kita bayar jika kita memang menghendaki hasil yang maksimal. DI ujung jalan mereka akan mengerti mengapa kita rela mengorbankan segalanya bagi sesuatu yang menjadi fokus kita.
Jika kita fokus pada keluarga, kita akan hati-hati dalam membelanjakan uang kita. Setiap rupiah tidak akan terbuang dengan sia-sia. Ada anak isteri yang harus dihidupi, ada keluarga yang harus dipelihara. Pekerjaan yang kita lakukan pun akan kita kerjakan dengan segenap hati kita, demi keluarga. Waktu-waktu senggang pun akan kita manfaatkan untuk membangun komunikasi yang lebih bermakna dengan keluarga. Fokus pada keluarga akan membuat kita merasa antusias setiap waktu. Hidup tidak akan pernah membosankan. Selalu akan ada hal yang baru dan mendorong kita semakin kreatif dalam membina keluarga kita. Fokuslah mulai sekarang … kapan lagi?
—– 00000 —–
oleh: petrus f. setiadarma
